Warkop BW: Setelah Keluarga, Pacar, Kantor dan ARTI

photo by Mas Boy

Black and White alias Hitam dan Putih, nama warkop di daerah Stui, Banda Aceh. Kenapa aku rasa perlu untuk dicurhat-in karena setelah keluarga, pacar, Aceh Research Training Institute (ARTI) tempat aku les pre-departure kuliah, dan pengalaman di kantor, warkop ini berjasa untuk keeping me motivated untuk kuliah, on-line gratis, belajar jualan and off course to socializing.

Sebulan belakangan ini, semakin rutin ke BW untuk cari jurnal untuk essay-ku, untuk cari akomodasi, up date masalah kuliah dan lain lain. Kecil, tapi efeknya gede. Agak mundur ke belakang, sekitar 8 bulan yang lalu ketika BW baru dibuka, aku juga merasa cita-cita ku untuk punya usaha bisa terwujud. I always dreamt to have a small stall yang jualan makanan dan akhirnya terwujud ketika aku buat stall Pancake di BW. Pembelinya lumayan, dan excited dengan pancake -ku(bahkan di Medan belum ada yang buka). Yang bikin senang, bule-bule (sebagai pemakan pancake) bilang rasanya ngga beda sama di negara mereka, mungkin si lebih ke ‘obat ke-kangen-an mereka’. Walaupun akhirnya aku terpaksa stop jualan karena ngga ada waktu dan tenaga, it contribute a big part in my life to fulfill my dream and experience. Now I respect money, ‘tukang dagang’ and ‘pelayan’, more than before.

Furthermore, di BW so pasti tempat sosialisasi yang nyaman menurut aku. Untuk daerah yang masih sedikit bermasalah dengan ‘gender’ dengan keanehan wanita nongkrong di warkop, tapi manusia di BW lebih terbuka untuk aku sebagai perempuan. Aku n ma girls bisa ketawa cekikian tanpa mata memandang, sedikit cuci mata sometimes untuk ngebuang kebosanan dan tidak terganggu dengan suami ato pacar yang ngajak pulang lebih cepat karena mereka juga can enjoy themselves in the other part of BW in same time. Sepertinya juga belum pernah ada cowo yang iseng tanya-tanya kalo aku duduk sendiri. Ngga banyak mata memandang kalau kaki-ku naik ke kursi. It’s just comfortable.

Well, nothing more to say but thank you and moga-moga BW terus introspeksi biar tambah mantep in the future (saran yang jadul).

BW, 20100228

I Missed Him So Much.

I know that Papi should be rest very peace now, and my tears will hurt him. But sometimes I just wanna talk about him.

Since he left us, every conversations should be carefully edited. Everyone seems to avoid the hurt. It’s me the most .

I laugh, I hear beat music, I hate being alone, I hate awake at night because I avoided to remember him. Just because I don’t want to cry.

But here I am. Alone in the bus to Banda Aceh, which entertain us with mellow old music. Bryan Adams ‘everything I do I do it for you’, Bon Jovi ‘Always’ abd not mentioning other deep songs.

I’m hurt.

‘Find it is hard to believe you’re in heaven’ (heaven-daniel bedingfield).

Bus to Banda Aceh (20100113)

Excited, Sakit Perut, Nervous,Gigi Bolong & Jerawat

Excited : cita-cita Papi, Mami, n Aku hampir terwujud. Kuliah lagi ke Aussie…keren keren. Semangat banget!

Sakit Perut: Pengiriman uang kuliah yang complicated, pesawat belom dapat, visa belom keluar, kuliah tanggal 15 Februari 2010, masih ada utang personal yang sedang kucari celah supaya bisa di postponed pembayarannya (pakek alasan apa ya??)

Nervous: Latihan essay-ku hancur. Kupikir nulis itu udah kebiasaan, ternyata academic writing itu..seperti makan baso yang kebanyakan cabe. Tampak menggiurkan, enjoyable, tapi ternyata bikin pusing kepala, bibir jontor dan sakit perut. Belom lagi bayanganku akan ke-killer-an dosennya, exam-nya, assignment-nya. Tapi, I’m working on it (semanggaaaat)

Gigi bolong: kemaren buat gigi, sampe sekarang kok belom ditelpon dokter ya? udah jadi belom?? Takut jadinya mepet ma berangkat

Jerawat: Setelah ke dokter, penyembuhannya masih belum optimal. Kan malu berjerawat di Aussie (sebenernya ngga ngefek, cuma ke-mentelan aku aja, hehehe)

Oooo..I’m running out of time.  Hope everything went well and lancar lancar aja.

BW, 20100118

Gender…emansipasi…love it or not

Me not!!

Menurutku baik cowo ato cewe, tua muda banyak yang salah kaprah soal ini, akibatnya negative thingking merajalela. Maksudku..walaupun sekarang cewe banyak yang sekolahnya tinggi sampe S6 (kalo ada), bukannya makin toleran lingkungannya..tapi pasti aja ada yang bilang “itulah kalo udah sekolah ketinggian”. Kesalahan sedikit, misal untuk diskusi bareng keluarga atau ada satu hari libur yang dipakai kerja..ada aja yang bilang “pasti udah mulai selingkuh” atau dibilang ‘ngelawan’

Apalagi tradisi cowo untuk bayarin cewe makan…mentang-mentang katanya emansipasi…giliran cewe yang dimanfaatin.

Ada yang lebih ekstrem, seorang nenek bercerita pada cucunya ketika mendengar anaknya (lelaki) bertengkar dengan menantunya (perempuan) dan berkata “papa kamu harus cerai dengan mama kamu, memang kalau perempuan sudah S2 sudah tidak bisa dipercaya” (biasanya nenek-nenek begini mana mau tau siapa yang salah yang pasti anaknya bener menurutnya).

Aku sendiri…tidak setuju dengan gender atau emansipasi yang dilebih-lebihkan. Karena lebih banyak dirugikan…dari segi pekerjaan, alasan-alasan dan sebagainya walau terkadang ada juga kebaikannya, kita lebih survive.

Aku sendiri, masih pengen bahagia dengan adanya pasangan yang toleran (mana mungkin bisa bahagia juga kalo hidup sendiri), pengen punya keluarga sendiri dengan anak, suami dan jadi ibu rumah tangga yang bisa juga mandiri.

Wat about u???

Is It Really Need To Be Separated??

Is It Really Need To Be Separated??

Aku Jualaaan!!!

Ini udah hampir 2 minggu, aku jualan Pancake kecil kecilan di warkopul (warung kopi gaul..naon deui…) temen temenku, Black n White di Banda Aceh.

Hihi…liat uang pertama yang masuk laci…liat adonan yang habis…liat pelanggan yang complain…eh, beneran…pelanggan!! toko kita udah ada pelanggan setia, malah…

Walo mungkin hasilnya jauuuuh dari gaji di kantor, tapi ada harapan baru, ada semangat yang beda. Walopun lagi ada aja masalah baru yang musti dicari jalan keluarnya..

Tapi untung si Aji, bisa diajak diskusi belum pake ribut…ada mami juga yang semangatin…kalo ngga…mungkin udah nyerah juga..(gw kerja pagi ampe sore, plg buat adonan, lanjut jualan ampe jam 12 malem bru dirumah).

Doain aku yaaaaaaa…….. :)

Please..don’t takes the nature for your benefit consumption….please

06.45: In the waiting room at Sultan Iskandar muda airport, Banda Aceh.
The view is soooooooooo amazing. Watching the Sunrise behind the mountainous Bukit Barisan and staring the foggy Seulawah mountain with the layers of blue to dark green hills underneath in the other side of my eyes..

I am thinking, this is too good to be replaced with anything in the world. if I could hug the mountain, I do and I’ll say…’No!!!! This is mine!!!’

Now I realize why the green peace peeps would do anything to protect this earth asset, the nature.

It’s not ours, it’s belong to earth. And we’re here to enjoy what it has, temporarily. Our kids need to enjoy it too, and our kids children, and our grandkid children too, and the next thousand years.

Please….

Penyakit..jauhlah dari kami

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un…untuk segala penyakit di dunia

Ya allah..jauhkan semua umat di dunia ini dari penyakit, setidaknya di Indonesia. Karena kasihan dokter dokter Indonesia yang semakin dikucilkan karena……

Kali ini, tanteku meninggal. Karena kanker rahim. Lagi lagi kesalahan diagnosa pada kedua kali cek up.

Awalnya, dia tau ada kesalahan ditubuhnya, dan akhirnya tante ku ini cek up di Penang. Kata dokter, dia terkena kanker rahim tapi masih bisa diangkat dan sembuh. Karena ngga percaya…walaupun diyakinkan lewat telefon oleh pihak rumah sakit meski tante sudah di Indonesia, beliau coba cek di Medan.

Hasilnya, tante sehat wal afiat kata dokternya, hanya diberi obat penghilang sakit untuk diminum selama 6 bulan.

6 bulan kemudian…penyakitnya tambah parah, dan saat itu beliau kembali ke malaysia dan dokter menyatakan sudah stadium 4.

Sekarang, hampir dua tahun kemudian..semua terlambat. Beliau meninggal dengan damai, di rumah sakit.

Ya Allah, aku tidak menyalahkan dokter Indonesia kami. Tapi jauhkan kami dari penyakit, agar kami tidak menyalahkan siapa pun. Amiiin

Stroke: Obat Alternatif (Bukan berarti tradisional)

Hei…cerita lagi soal stroke nih

Kali ini aku coba bertukar soal obat-obatan alternatif selain pengobatan dokter. Tapi sebelumnya aku TEGASkan kalo ini berdasar pengalaman dan belum konsultasi dengan dokter spesialis dari sisi kedokteran.

Masih ingetkan? aku cerita Papi yang jadi sering cegukan?

Nah, setelah kita kasih obat dari dokter ternyata cegukan papi tetap ngga ilang-ilang juga. Kasiaaan banget. Kebetulan Mami inget sekitar satu setengah tahun lalu, Ibunya Mami sakit batuk-batuk karena lendir yang menumpuk di paru-paru. Atas saran beberapa saudara untuk kasih obat keluaran K-Link, ternyata batuk Nenek-ku ilang, dan beliau lebih nyaman bernafas.

Dari pengalaman itu, Mami coba kasih lagi produk K-Link yang Gamat dan Chlorofil ke papi dan ternyata…cegukannya ilang!!!. Alhamdulillah…(please ya Allah..jangan kumat lagi…).  Tapi gimanapun mami ngga berhentiin obat dari dokter, tapi setelah kita perhatiin…kalo Gamatnya udah lama ngga diminum lagi cegukannya kambuh, walo tetep minum obat dokter, jadi sampai sekarang kita kasih lagi Gamat nya.

Trus ada juga buah-buahan dan sayuran. Aku dapat info dari Majalah kesehatan bekas yang aku beli jauuuh sebelum Papi sakit. Kebetulan ada ngebahas soal stroke (ternyata bermanfaat juga yang bekas-bekas) dengan Dokter spesialis stroke di Jakarta (aduh, aku lupa namanya. majalahnya udah dikasihin ke Mami di Medan, ntar aku edit lagi deh disini).

Dokter itu ngga banyak kasih obat-obatan ke pasien, kecuali memang parah dan itupun cuma suntikan untuk pencairan darah di otak (di Penang juga seperti itu, tidak diinfus tapi cuma suntikan untuk cairin darah di otak). Kebanyakan resep dokter tersebut malah menganjurkan pasiennya makan sayur-sayuran mentah, khususnya TOMAT dan TIMUN mentah. Kata dokternya, walau separah apapun stroke yang diderita, kalo pasien menuruti anjurannya, perkembangan penyembuhannya cepat. Beliau juga menganjurkan buah ALPUKAT, MANGGA MENGKAL, BROKOLI, dan sayuran lain di jus menggunakan JUICE EXTRACTOR bukan BLENDER biasa loooh. Kenapa juice extractor??? Karena alat ini tidak menghasilkan panas berlebih yang menyebabkan hilangnya mineral dari sayur dan buah-buahan tersebut. Dan kenapa yang mentah-mentah?? Katanya sih, karena dari zaman dulu sebenarnya DNA manusia itu sama dan lebih mudah memproses makanan mentah daripada yang sudah diolah.

Yang lain, hmmm….JAHE MERAH!!!. Ini kata tetangga sebelah rumah di medan. Ibunya juga kena stroke parah dan sampai ngga bisa ngomong juga. Trus si Mbak kasih ramuan Jahe Merah yang ditumbuk halus ini ke bagian tubuh Ibunya yang lumpuh. Mungkin karena panas yang ditimbulkan, dalam waktu 24 jam setelah dioles, Ibunya sudah bisa bergerak lagi..walau sudah kena stroke sebulan sebelumnya. Sampai sekarang sih katanya belum kambuh-kambuh lagi.

Sampai sekarang sih baru itu aja yang aku tau. Mungkin ada masukan lain???

« Older entries